-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ribuan Hektar Sawah Padi Gagal Panen Di Demak Pasca Banjir

Minggu, 25 Februari 2024 | Februari 25, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-02-25T23:29:14Z

Foto Mustari yang sedang membersihkan sisa padi yang gagal panen di sawah 


Demak - Minggu 25 Februari 2024 Kurang dari tiga pekan menjelang bulan Ramadhan, bencana alam banjir melanda masyarakat di Kabupaten Demak, selain merendam permukiman warga, banjir juga merendam ribuan hektare lahan pertanian.


Mustari (61), warga Desa Cangkring B merupakan salah satu petani yang lahan pertanian padi miliknya rusak akibat terendam banjir lebih dari sepuluh hari di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (23/2/2024). "Mau bulan puasa, malah gagal panen," ujar Mustari.Menurut data yang dihimpun Posko Terpadu Penanganan Darurat Bencana Banjir Demak per Jumat (23/2) pukul 12:00 WIB, banjir menggenangi 3.427 hektare lahan persawahan dan mengakibatkan 1.975 hektare tanaman padi puso atau gagal panen.

Fenomena El Nino memicu kemarau berkepajangan dan membuat musim hujan mundur. Akibatnya, musim tanam pun ikut mundur. Saat mayoritas tanaman pangan, utamanya padi belum sempat dipanen, banjir melanda, memupuskan harapan para petani untuk meraup hasil.

Kegagalan petani dalam memanen tanaman pangan tidak hanya akan mengganggu ketahanan pangan keluarga mereka, tetapi juga mengancam ketahanan pangan di wilayah Demak. Apalagi, Demak merupakan salah satu daerah lumbung padi di Jateng, bahkan di Indonesia.

Para petani di Demak sedang berjuang untuk merencanakan langkah selanjutnya setelah gagal panen ini. Semoga bantuan dan dukungan dapat segera tersedia untuk membantu mereka mengatasi krisis ini dan memulihkan lahan pertanian mereka agar dapat ditanami kembali untuk masa depan yang lebih baik.


Sumber : instagram @demakhariini
                                   @ajistyawan
Jurnalis : Ar
×
Berita Terbaru Update